Apa itu NIST Cybersecurity Framework

Apa itu NIST Cybersecurity Framework

Apa itu NIST Cybersecurity Framework 
- Di era yang di mana teknologi informasi telah menjadi tulang punggung dalam banyak aspek kehidupan, keamanan siber adalah aspek yang tidak boleh diabaikan. Ancaman siber semakin canggih dan kompleks, mempengaruhi organisasi di berbagai sektor, termasuk perbankan, pemerintahan, dan perusahaan swasta. Untuk menghadapi tantangan ini, National Institute of Standards and Technology (NIST) telah mengembangkan suatu panduan cybersecurity yang dikenal sebagai "NIST Cybersecurity Framework."

Apa itu NIST Cybersecurity Framework

NIST Cybersecurity Framework adalah kerangka kerja yang dirancang untuk membantu organisasi meningkatkan ketahanan terhadap ancaman siber. Kerangka kerja ini dibuat oleh NIST, lembaga federal AS yang dikenal dengan komitmen dan keunggulannya dalam standar teknologi dan keamanan. NIST Cybersecurity Framework bukanlah seperangkat aturan yang kaku, melainkan sebuah panduan cybersecurity  yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan unik setiap organisasi.

Fungsi NIST Cybersecurity Framework

Kerangka kerja ini terdiri dari 5 fungsi utama, yang masing-masing mencakup sejumlah tindakan yang dapat diambil oleh organisasi untuk meningkatkan keamanan siber mereka:

  1. Identifikasi (Identify): Fungsi ini mencakup kegiatan untuk mengidentifikasi dan memahami aset penting organisasi, mengevaluasi risiko, serta memahami ancaman dan kerentanannya.
  2. Perlindungan (Protect): Fungsi ini berfokus pada langkah-langkah perlindungan untuk mengurangi risiko keamanan siber. Ini termasuk kegiatan seperti penerapan kebijakan keamanan, pelatihan karyawan, dan penerapan teknologi keamanan.
  3. Deteksi (Detect): Fungsi ini mencakup upaya untuk mendeteksi adanya serangan atau kejadian keamanan yang mencurigakan secepat mungkin. Penggunaan alat deteksi canggih dan pemantauan secara real-time adalah bagian dari langkah-langkah di sini.
  4. Respons (Respond): Fungsi ini mencakup rencana respons darurat jika serangan terjadi. Tanggap darurat yang efektif dapat mengurangi dampak negatif serangan dan mempercepat pemulihan.
  5. Pemulihan (Recover): Fungsi ini berfokus pada upaya untuk memulihkan diri setelah serangan. Meliputi langkah-langkah pemulihan sistem, analisis insiden, serta evaluasi agar serangan serupa tidak terulang di masa depan.

Baca Juga: Tips Cybersecurity Untuk Perusahaan

Komponen Utama NIST Cybersecurity Framework

  1. Framework Inti (Framework Core): Ini adalah komponen inti dari NIST Cybersecurity Framework yang berisi seperangkat kegiatan, metrik, dan referensi yang dapat membantu organisasi dalam merancang strategi keamanan siber mereka. Framework inti berfungsi sebagai panduan untuk mengidentifikasi dan mengurangi risiko keamanan siber.
  2. Tingkat Implementasi (Implementation Tiers): Komponen ini mencakup empat tingkatan kemampuan keamanan siber organisasi, yaitu Tidak ada, Dasar, Berlanjut, dan Proaktif. Tingkatan ini mencerminkan sejauh mana organisasi telah menerapkan praktik keamanan canggih dan berkesinambungan.
  3. Profil (Profile): Profil adalah representasi dari "peta jalan" keamanan siber organisasi, yang mencakup tujuan keamanan yang diinginkan serta tindakan konkret yang diambil untuk mencapainya. Profil membantu organisasi menyesuaikan kerangka kerja dengan kondisi dan sumber daya yang ada.

Bagaimana Cara Menggunakan NIST Cybersecurity Framework

NIST Cybersecurity Framework dapat diadopsi oleh organisasi dari berbagai sektor untuk meningkatkan kemampuan keamanan siber mereka. Langkah-langkah implementasi kerangka kerja ini meliputi:

  • Evaluasi Awal: Organisasi harus mengidentifikasi aset kritis, ancaman potensial, dan kerentanannya. Ini membantu dalam memahami risiko keamanan siber yang dihadapi oleh organisasi.
  • Penerapan: Berdasarkan hasil evaluasi, organisasi dapat menerapkan langkah-langkah perlindungan dan tindakan mitigasi risiko yang sesuai.
  • Monitoring dan Deteksi: Organisasi harus menggunakan alat dan teknologi yang tepat untuk memantau dan mendeteksi ancaman siber secara real-time.
  • Tanggap Darurat dan Pemulihan: Mempersiapkan rencana respons darurat yang efektif dan menyeluruh serta langkah-langkah pemulihan yang cepat dan andal setelah terjadinya insiden.
  • Evaluasi dan Peningkatan: Secara teratur, evaluasi efektivitas kebijakan dan prosedur keamanan siber, serta identifikasi area yang perlu ditingkatkan.

Manfaat NIST Cybersecurity Framework

  • Peningkatan Keamanan: Dengan mengadopsi NIST Cybersecurity Framework, organisasi dapat meningkatkan keamanan sistem, jaringan, dan data mereka, mengurangi potensi kerugian akibat serangan.
  • Pengurangan Risiko: Dengan mengidentifikasi dan menilai risiko secara terstruktur, organisasi dapat mengambil tindakan yang tepat untuk mengurangi risiko keamanan siber yang dihadapi.
  • Penyelarasan dengan Standar Industri: NIST Cybersecurity Framework telah diakui secara luas sebagai standar industri yang baik. Dengan mengikutinya, organisasi dapat memastikan bahwa mereka berada di jalur yang sesuai dengan praktik keamanan terbaik.

Baca Juga: Lindungi Jaringan Anda dari Malware Router

Kesimpulan

NIST Cybersecurity Framework adalah panduan berharga bagi organisasi untuk meningkatkan keamanan siber mereka dan menghadapi ancaman siber yang terus berkembang. Dengan mengikuti kerangka kerja ini, organisasi dapat mengidentifikasi, melindungi, mendeteksi, merespons, dan memulihkan diri dari serangan dengan lebih efektif. Keamanan siber bukanlah satu-satunya tanggung jawab teknologi, tetapi juga merupakan kewajiban dan prioritas bagi semua pihak yang terlibat. Dengan adopsi yang tepat dan komitmen yang kuat, NIST Cybersecurity Framework dapat menjadi fondasi kokoh dalam menciptakan dunia digital yang lebih aman.

K4ncu1
K4ncu1 I am abnormal human and tech enthusiast. I'm also a cyber nomad who loves to explore how cyberspace works.

Posting Komentar untuk "Apa itu NIST Cybersecurity Framework"